Pages

Selasa, 18 Januari 2022

Kisah Cinta sederhana (part 3)

Kisah Cinta Sederhana
Part 3

Buka laptop untuk online mengerjakan tugas atau sekedar nonton drama korea sudah jadi rutinitas ku hampir setiap malam, kadang di selingi chatting sama teman teman yang kebetulan online juga

"Lagi ngerjain tugas ya?" Dia memulai percakapan, siapa lagi kalau bukan orang yang berhasil bikin aku galau seharian.
"Eh iya mas hehe, lagi banyak tugas kebetulan"
"Udah dapat jawabannya belum?" Lanjutnya
"Eh jawaban apa ya mas? "
"Yang kemarin itu... "
"Oh iyaa, mmmm.. Aku gak bisa jawab di chat mas, besok ada kuliah nggak?"
"Ada, mau ketemuan kah? "
"Boleh, di depan gedung serba bakti aja ya, aku bawa temen boleh nggak mas? "
"Boleh , duh saya jadi deg degan nih he he sampai ketemu besok ya, selamat ngerjain tugas lagi"
"Oke, selamat istirahat juga mas" Aku menutup percakapan sambil menarik nafas panjang, aku juga deg degan sebenarnya, bukan cuma dia aja.

***
"Udah tenang des gua temenin" Kata Riska, salah satu sahabat ku yang emang mantan anak gaul jakarta. Jujur aku duduk depan gedung ini dengan gelisah, aku takut mengambil keputusan yang salah.
Dan tiba tiba sosok nya datang dari arah kanan dengan setelan yang lagi lagi sama : kaos putih, jaket abu, celana bahan hitam. Ya sudah lah, lebih mending pake kaos daripada baju batik, terlihat resmi macam orang mau kondangan.

"Hey Udah lama nunggu? Maaf ya saya ada jadwal syuting dulu tadi he.. He"
"Iya tuh dari tadi ada yang gelisah mas nungguin" Riska jawab sekena nya
"Apaan sih, biasa aja" Aku udah mulai gak nyaman bingung mau ngomong apa, mas rido udah mulai duduk santai sambil cengengesan padahal nggak ada hal yang lucu menurut aku.
Dia mengeluarkan sesuatu dari tas hitam nya,

"Ya udah gini, saya punya coklat. Kalau kamu nerima saya berarti coklatnya boleh diambil, kalau kamu nolak ya nggak usah di ambil"
"Kalau dia nolak, coklat nya buat gua aja mas" Potong riska sambil cekikikan
"Gimana tuh des cepetan lu jawab, kasian mas rido jangan lu gantungin" Lanjutnya

Aku memejamkan mata, bertanya sekali lagi pada diri sendiri : "Kamu Yakin? "
Selanjutnya dengan sedikit ragu aku akhirnya mengambil coklat silverqueen itu dari genggaman tangan nya.

"Jadi, diterima nih? " Tanya nya untuk memperjelas kondisi
"Iyaa mas" Aku senyum tipis
"Wasiiikk ada yang udah resmi jadian nih" Sindir Riska di ikuti ledekan sahabat ku yg lain
"Tapi jangan bilang bilang ke yang lain dulu ya mas, kita disini aja dulu yang tau" Pintaku dengan sedikit memelas
"Oke gampang bisa di atur" Dia senyum sumringah

***
Aku bangun pagi ini dengan perasaan lega, setelah chatting dengan mas rido semalam, aku mulai yakin sudah ada di pilihan yang tepat.

Karena hari ini kampus libur, aku iseng buka laptop untuk online facebook, tiba tiba FB ku sudah penuh dengan Notif. Aku mulai panik mencari sumber postingan yang rame ini, ternyata...

-Assalamualaikum met pagi Chinta q yang cantik dan sholehah, semoga hari ini chinta makin semangat beraktivitas-

Inilah sumber postingan nya! Bisa bisanya mas rido ngirim kata kata ini di Wall facebook aku, dan seketika ramai orang mengomentari postingan ini, ada yang memberi selamat ada yang minta klarifikasi, ada yang ngeledekin,

Oh my god! Bisa bisanya juga dia tadi manggil aku apa? Chinta? CHINTA???

Hancur sudah reputasi ku selama ini, sekarang orang sudah tau kebenarannya. Padahal sudah ku bilang orang lain jangan sampai tau dulu tentang status hubungan kita.

Dengan amarah, cepat cepat aku mencari HP dan mengirim sms : "MAS, MAKSUD KAMU APAAAAA!!!! "

*Bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar