Pages

Jumat, 28 Januari 2022

Kisah Cinta Sederhana (Part 13)



Setelah pengajuan pinjaman ke Koperasi Mahasiswa cair, mas rido langsung membelanjakan uang nya ke beberapa barang dan bikin Stand Sederhana untuk jualan di Manakiban. 

Sebulan sekali di Pesantren Suryalaya ada Manakiban atau dzikir akbar, ratusan orang datang ke sana bahkan dari luar kota, dan biasanya ada stand stand jualan makanan, pakaian, aksesoris dll di sepanjang jalan masuk pesantren. 

Hari ini aku lihat dia menenteng Termos warna pink. 
"Itu apa mas? " Aku heran, kok ada orang ke kampus nenteng termos
"Cinta, ini tester susu murni" Mas mau keliling ke Staff Dosen IAI dan STIE mau nyebar tester biar mereka icip dulu" Katanya "cinta ikut yuk"
"Mmmm aku ikut ke STIE aja yaah" Jawab ku nyengir
Dan mulai lah kita bergerilya, memberikan tester susu murni hangat gratis ke gelas  palstik kecil langsung di tuang dari termos, 
Beberapa dosen langsung pesan 1 cup untuk besok, bahkan ada yang berlangganan seminggu full. 

"Keren mas! " Aku memuji nya, mas rido basic nya memang pinter ngomong, strategi marketing nya juga cukup bagus
"Alhamdulillah ya cinta he.. He, Warga sekitar kos an mas juga ada yang mau langganan loh"
"Waahh aku ikut seneng mas"
"Cinta, buat di manakiban nanti, gimana kalau kita jualan jamur crispy? Kan cinta selama ini suka bikin jamur crispy di rumah" 

Yah betul, jamur crispy selalu jadi menu andalan ku dirumah, kebetulan Kaka ku membangun usaha budidaya jamur di rumah nenek. Dia tinggal di rumah nenek sejak kecil. 
Setiap kaka ku panen jamur, aku hampir pasti bikin jamur crispy, istilahnya masak sambil merem juga bisa, saking udah terbiasa. 

"Coba cinta list bahan bahan yang diperlukan sama rincian biayanya ya, nanti kita belanja bareng bareng kalau udah deket tanggal buka stand"
"Okeee!!" Aku bersemangat
"Cinta gak malu kan mau jualan sama mas nanti? " Ledeknya
"Enggak lah mas, aku justru bersemangat banget sekarang" 
Selama hidup ku, baru kali ini aku bisa merasakan betapa bahagia nya bisa cari uang sendiri walau jumlahnya masih sedikit. 
Kalau bukan karena mas Rido, mungkin hari ini aku tetaplah berstatus si anak manja yang gengsian, suka pilih pilih pasangan. Yang hanya bisa jajan dan minta sama orang tua. 
"Kenapa senyum senyum" Sindirnya
"Hehehe.. Enggak mas, mmm aku ngerasa bangga aja udah bisa menjebol level baru dalam hidup aku, makasih yaa" Aku benar benar tulus mengatakannya, 
"Sama sama, mas tau cinta ini wanita yang tahan banting, makanya mas pilih cinta, selain karena cantik hehehe"
"Dasarr... Modus" Aku tertawa meledek

***
---Dear Diary---
Aku menemukan seseorang yang mampu mengubah hidup ku menjadi lebih baik. Seseorang yang bisa menjadi sandaran ketika aku lelah, yang bersedia menangkap ku ketika aku terjatuh dan lengah. 

Aku menemukan seseorang yang ketika melihat senyumnya, aku bahagia. Ketika menatap matanya, masa depanku tergambar disana. 

Mulai hari ini aku berhenti mencari, karena aku sudah menemukan dia yang kucari selama ini. 

Aku menutup diary ku, mengela nafas panjang dan tersenyum : Aaah...bisa bisa nya aku jadi sebucin ini. 

*bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar