Pages

Kamis, 31 Oktober 2013

Just write

Kadang orang dewasa sekalipun belum bisa berfikir dan bertindak dewasa dalam menghadapi masalah. Terkadang kita sibuk membela diri sendiri, menyalahkan orang lain, dan mencari dukungan orang lain tanpa ingin melihat pada diri sendiri, tanpa ingin mengintrospeksi diri sendiri.
Bukannya kita ini manusia biasa yang hampir selalu berbuat salah? Bukannya setiap manusia juga ada sisi "munafik" dan egois dalam dirinya? Kalau kita sadar dan mengakui, kita tidak akan saling tuduh dan saling menjatuhkan satu sama lain.
Terus menerus menyalahkan dan mencari-cari kesalahan orang lain sampai kapan pun tidak akan pernah menjadi solusi.

Senin, 23 September 2013

Mengapa Bukan Aku

Dear : Bos

Diantara sekian banyak orang yang menikah muda, kenapa aku tidak menjadi salah satu diantara mereka?
diantara sekian banyak orang kaya, kenapa aku tidak termasuk di dalam nya?
dan diantara milyaran orang yang bahagia, kenapa aku bukan bagian dari mereka?

Senin, 12 Agustus 2013

Surat Agen

Dear : Bos..

Ku rasa Aku sudah mulai lelah untuk terus 'berpura-pura',
Berpura-pura manis pada orang yang sebenarnya sama sekali tak ku sukai, berpura-pura sabar pada hal sebenarnya putus asa, berpura-pura  benci padahal sebenarnya iri, dan berpura-pura bahagia di saat aku sebenarnya berduka.

Tidak bisakah aku hidup lebih normal, Rus?
beritahu aku, dari mana aku harus memulai.






Minggu, 23 Juni 2013

Dear Centaurus :



" Jadi anak-anak itu lebih menyenangkan ya Rus........."

Kamis, 20 Juni 2013

Surat Agen

SURAT AGEN

Bagiku, hidup adalah sebuah kompetisi besar. Itulah mengapa kadang aku merasa kalah dan kadang aku merasa menang. Suatu ketika aku merasa para kompetitor  ku terlalu kuat, lalu aku melihat sisi positif dari apa yang mereka lakukan untuk ku adaptasi, dan menemukan kelemahan mereka untuk memotivasi diriku agar bisa melakukan apa yang mereka tidak bisa lakukan, sejauh ini hanya ini yang bisa aku lakukan untuk bertahan Rus,

meski sekarang aku belum bisa menjadi pemenang sejati,
but someday I will, I promise.





-Kamis, pukul 5:11

Minggu, 16 Juni 2013

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan.

Aku merasa bahwa Tuhan tidak adil padaku, sudah sejak lama.
Sejak aku lulus SMA dan diterima disalah satu perguruan tinggi negeri ; Institut Pertanian Bogor di pertengahan tahun 2011. Aku bangga pada diriku sendiri, tapi tidak sama halnya dengan kedua orang tua ku yang ternyata tidak menginginkan aku sekolah terlalu jauh-padahal anaknya ingin sekali maju!
dan aku masih ingat hari itu, hari dimana seharusnya aku menginjakan kaki di kampus IPB, dan aku hanya bisa memeluk lutut diatas kursi, menangis dan bertanya-tanya : Kenapa Tuhan tidak adil padaku? Padahal Tuhan dengan segala kuasanya bisa dengan mudah melunak kan hati orang tuaku?

Senin, 04 Maret 2013

Tips Mengajarkan Numbers pada anak


“Numbers”

Di postingan kali ini saya akan berbagi Tips cara mengajarkan Bahasa Inggris pada anak-anak Sekolah Dasar kelas 1 dan 2.  Mari kita mulai dengan mengajarkan “Numbers” atau angka .
Miss and Mr,  tidak sulit kok mengajarkan Numbers pada anak-anak.  Cukup selipkan cerita dongeng, gambar-gambar  kartun Lucu , games dan nyanyian ringan agar anak-anak lebih bersemangat untuk belajar. Berikut langkah-langkah mengajarkan Numbers Versi saya  : 



Telling a Story 
Pada suatu hari di perkebunan wortel, Rabbit si kelinci sedang memanen wortelnya yang sudah masak, Rabbit akan menjual wortelnya ke pasar kelinci. Tiba-tiba datang lah Sheep si domba pintar.
“Hi Rabbit, ku lihat kau sedang panen wortel...” kata Sheep si domba
“Iya sheep, kebetulan sekali kau disini, aku hendak menjual wortel-wortel ini ke pasar tapi aku butuh bantuan mu” ujar Rabbit
“Apa yang bisa aku bantu?”
“Aku tidak tahu berapa jumlah wortel ini, kau adalah domba yang pintar kau pasti bisa membantu ku menghitung jumlahnya” pinta Rabbit
“Dengan senang hati, mari kita hitung....one....two...three...four...five...six...”  hitung Sheep sambil memasukan wortel-wortel itu ke dalam karung “.....47....48...49...50.. ! Jumlahnya ada 50”
“Wah terimakasih sheep atas bantuan mu, kau memang domba yang pintar!” puji Rabbit.

Let’s Practice


Sing a Song
Song Title   : How many Is it?

How many flowers, How many flowers
Do you know how flowers ?
How many flowers, How many flowers
Do you know how many flowwers ?
One, two ,three,four ,five, six
Seven, eight, nine, ten,
Eleven, twelve,thirteen,
Fourteen, fifteen.
La la la la la la la la la la

v Nada Lagu sama dengan lagu ‘Disini senang disana senang”



Playing game
v  Buat anak-anak menjadi berpasangan dengan posisi duduk saling berhadapan
v  Setiap anak membuat gulungan kertas kecil-kecil sebanyak 15 buah,
v  Nyanyikan lagu How many is it sampai baris ke 4
How many is it, How many is it
Do you know how many is it ?
How many is it, How many is it
Do you know how many is it ?
v  Ketika sedang bernyanyi, satu anak akan mengocok-ngocok 15 gulungan kertas tersebut di tangannya, kemudian menggenggam beberapa gulungan kertas di tangan kanan dan kiri nya sambil dikepalkan. Di akhir Lagu (baris ke 4) anak A akan menyodorkan kepalan tangan nya yg berisi gulungan kertas dengan jumlah sesuai keinginan nya, anak B akan menebak berapa isi gulungan kertas di tangan anak A.
v  Tebak angka dengan menggunakan Bahasa Inggris dan  lakukan secara bergantian

nah Miss and Mr, gimana mudah kan?
Selamat mencoba and Happy teaching :)