Pages

Minggu, 16 Juni 2013

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan.

Aku merasa bahwa Tuhan tidak adil padaku, sudah sejak lama.
Sejak aku lulus SMA dan diterima disalah satu perguruan tinggi negeri ; Institut Pertanian Bogor di pertengahan tahun 2011. Aku bangga pada diriku sendiri, tapi tidak sama halnya dengan kedua orang tua ku yang ternyata tidak menginginkan aku sekolah terlalu jauh-padahal anaknya ingin sekali maju!
dan aku masih ingat hari itu, hari dimana seharusnya aku menginjakan kaki di kampus IPB, dan aku hanya bisa memeluk lutut diatas kursi, menangis dan bertanya-tanya : Kenapa Tuhan tidak adil padaku? Padahal Tuhan dengan segala kuasanya bisa dengan mudah melunak kan hati orang tuaku?


but everything happens for a reason..

lain waktu, aku ingin menikah dengan orang yang baru aku pacari 2 minggu. alasan nya simple hanya karena cita-cita ku dari kecil adalah menikah di usia muda ; menjadi ibu muda, dan aku sudah  merasa bahwa mimpi menikah di usia muda itu sudah di genggaman tangan.
Tapi ternyata lagi-lagi Tuhan berkata lain, Teman ku yang masih berusia 19 tahun, mendahului ku menikah. Sepupuku yang masih berusia 20 tahun pun bahkan sudah lebih dulu menikah daripada aku...padahal mungkin mereka sebelumnya tidak bercita-cita menikah di usia muda, tapi kenapa aku yang sedari dulu menginginkan itu, justru malah Tuhan tidak memberikan nya padaku?

but everything happens for a reason..

Akhirnya hari ini-setelah 2 tahun lamanya bertanya-tanya, aku sudah mulai bisa menebak apa maksud Tuhan. di perguruan tinggi swasta tempat aku kuliah saat ini, aku mengenal apa itu mandiri, kemampuanku lebih dihargai, aku benar-benar merasa menemukan jati diri. Dan ditengah semua masalah yang kini aku hadapi- aku benar benar merasa bersyukur karena aku ada disini.

Bahkan aku juga bersyukur karena sampai hari ini aku belum menikah , karena di pertengahan jalan ini aku menginginkan sesuatu yang lain : aku ingin bekerja, menjadi wanita karir, membanggakan kedua orang tua, aku ingin sukses! aku ingin menghasilkan uang dengan tangan ku sendiri, bukan hanya dari hasil pemberian suami dan Tuhan sudah dari dulu tau bahwa suatu hari aku akan menginginkan ini, jadi dia tak berikan jodoh padaku terlalu cepat.

Betapa baiknya Allah SWT! Betapa tidak adilnya aku jika menyebutNya "tidak adil". Padahal Allah berikan segala yang aku butuhkan, padahal telah Allah rencanakan segala yang terbaik untuk kehidupan....Aku yang salah wahai Tuhan yang maha merencanakan, akal manusia ku tak mampu untuk memikirkan maksud dari segala apa yang terjadi-dari segala apa yang engakau berikan..baik dan buruk nya.

Hari ini, aku sedang bertanya-tanya tentang masa depan ku....tentang jadi apa aku nanti, sukses kah aku nanti, tapi hari ini juga aku percayakan seluruh kehidupan ku pada pencipta ku. Karena hanya DIA lah yang maha kuasa, maha tau, maha segalanya. dan aku hanyalah manusia biasa ciptaan nya.

Everything happens for a reason, just trust your God ! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar